Kamis, 07 Mei 2015

3 Perbedaan Kata Gaji dan Upah Secara Konteks

3 Perbedaan Kata Gaji dan Upah Secara Konteks - Hallo sahabat PERBEDAAN ANTARA, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul 3 Perbedaan Kata Gaji dan Upah Secara Konteks, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel pendidikan, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Baca juga


Apa perbedaan antara gaji dan upah? Seringkali kita menggunakan kata gaji dan upah secara bersamaan untuk menyatakan imbalan yang didapatkan oleh karyawan. Padahal pembentukan kalimat seperti ini sedikit keliru karena secara konteks makna gaji dan upah berbeda.

perbedaan-gaji-dan-upah.jpg

Karyawan

Berikut ini perbedaan-perbedaan dari makna gaji dan upah, antara lain :

  1. Gaji dibayarkan secara periodik dengan jangka waktu tertentu. Upah dibayarkan menurut hasil dan kualitas kerja.
  2. Gaji bersifat struktural, di mana posisi tertinggi akan mendapatkan gaji paling besar. Sementara upah bersifat fluktuatif, sehingga antar-karyawan dengan posisi yang sama bisa mendapatkan upah berbeda-beda.
  3. Gaji paling cocok diterapkan pada pekerjaan yang bersifat terus-menerus. Sedangkan upah lebih tepat dipilih apabila waktu bekerja tidak tentu.

Jadi jangan salah lagi ya dalam menyebut kata gaji dan kata upah. Pekerjaan-pekerjaan yang profesional seperti manajer, staf administrasi, dan staf humas mendapatkan imbalan dalam bentuk gaji. Sedangkan para buruh kasar, tukang, dan pelayan toko memperoleh upah sebagai imbalan pekerjaannya.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : 3 Perbedaan Kata Gaji dan Upah Secara Konteks